karakteristik dan potensi jerami padi

tulisan ini diambil dari tesis Ni Nyoman Suryani, pengaruh manure ayam pada wastelage jerami padi dalam ransum terhadap fermentsi rumen, pasca fapet ipb 1994.

yang dimaksud dengan jerami padi menurut Komar(1984) adala bagian batang tumbuh yang tellah dipanen bulir-bulir buah bersama atau tidak dengan tangkainya dikurangi dengan akar dan bagian batang yang tertinggal. jerami padi merupakan sumber makanan ruminansia. sementara ruminansia tergantung pada mikroorganisme rumen untuk mensuplai enzim-enzim penting yang mampu mencerna serat kasar dalam jerami ( Schiere dan Ibrahim,1989).

produksi jerami padi mencapai 21,75 juta ton per tahun, dan merupakan 43% dari produk limbah pertanian yang ada di indonesia ( utomo et al., 1981). dari jumlah ini baru sekitar 7,8 % yang dimanfaatkan untuk ternak ( sutarman et al., 1983). karakteristik jerami padi ditandai oleh rendahnya kandungan notrogen dan mineral esensial, sedang kadar serat kasarnya tinggi, sehingga kecernaanya mencapai 37% ( Djajanegara, 1983). kandungan zat-zat makanan jerami padi menagndung 21% inti sel dan 79% dinding sel berdasarkan berat kering. Dari 79% berat kering ini terdiri dari 26% hemiselulose, 33% selulose, 7% lignin, dan silika 13%. kandungan dinding sel terutama lignin bertambah dengan menigkatnya umur tanaman  ( komar, 1984 ).

2 Comments

  1. Salam kenal

Trackbacks

  1. bio paper from”eceng gondok” | muhammaddestianagung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: