Bahan Makanan Ternak : Kacang Tanah dan Bungkil Kacang Tanah

Bahan Makanan Ternak : Kacang Tanah dan Bungkil Kacang Tanah

Kacang Tanah (Arachis hypogea)

Produksi per hektar tergantung pada jenis kacang tanah, jenis tanah, pemupukan dan cuaca. Kacang ini disukai ternak dan merupakan pakan suplementasi protein dari tumbuhan yang secara luas dipakai oleh ternak.

Goitergens adalah antinutrisi yang terkandung dalam kacang tanah. Anti nutrisi ini dapat mengakibatkan thyroid membesar. Perlakuan panas dan pemberian yodium (I) yang cukup merupakan yang baik untuk menanggulangi masalah anti nutrisi ini. Selain itu, kacang tanah mempunyai sifat pencahar, sehingga perlu pembatas dalam penggunaanya dalam ransum.

Secara kualitatif kualitas kacang tanah dapat diuji dengan menggunakan bulk density. Selain itu uji organoleptik seperti tekstur, rasa, warna, dan bau dapat dipakai untuk mengetahui kualitas kacang tanah yang baik. Kualitas kacang tanah secara kualitatif dapat dilakukan dilaboratorium dengan menggunakan metode proksimat.

Meskipun kacang tanah yang tidak dikuliti mengandung serat kasar tinggi, mereka mempunyai TDN yang tinggi karena tingginya kandungan lemak (36%). Seperti kedelai, kacang tanah juga defisien dalam carotin, vitamin D, kalsium (Ca) (0,22%), dan mengandung phospor yang tidak terlalu tinggi(0,66%).

Bungkil Kacang Tanah

Bungkil kacang tanah adalah merupakan limbah dari pengolahan minyak kacang tanah. Bungkil kacang tanah disukai ternak dan merupakan supplemen protein tumbuhan yang berkualitas baik. Tapi bungkil ini mempunyai anti nutrisi yang dapat menyebabkan thyroid membesar dan juga mempunyai sifat pencahar, tapi pengaruhnya lebih rendah dibandingkan kacang tanah karena sudah mengalami pengolahan.

Secara kualitatif kualitas bungkil kacang tanah dapat diuji dengan bulk density ataupun uji apung. Bulk density bungkil kacang tanah adalah 456,6 g/l. Selain itu uji organoleptik  seperti tekstur, rasa, warna dan bau dapat dipakai untuk mengetahui kualitas bungkil kacang tanah yang baik. Uji sekam dengan flouroglucinol dapat juga dilakukan. Kualitas bungkil kacang tanah secara kuantitatif dapat dilakukan dilaboratorium dengan menggunakan metode proksimat.

Bungkil kacang tanah mengandung protein sekitar 46,62% dan serat kasar 5,5%. Bila serat kasar lebih tinggi maka telah terjadi pemalsuan dengan sekam dan karena itu produk tersebut tidak dapat disebut bungkil kcang tanah tetapi bungkil kacang tanah dan sekam. Bungkil kacang tanah mempunyai protein tercerna (DP) 42,4% dan TDN 84,5%. Nilai ini lebih tinggi dari bungkil kedelai. Bungkil kacang tanah dan sekam mengandung protein kasar (PK) 41%. Protein tercerna 36,6% dan total nutrient tercerna TDN 73,3% lebih tinggi dai PK, DP dan TDN bungkil biji kapas.

Kualitas protein bungkil kacang tanah adalah baik dan hampir sama dengan bungkil kedelai. Tetapi bungkil kacang tanah biasanya mengandung lisin yang lebih rendah daipada bungkil kedelai. Bungkil kacang tanah mengandung kalsium (Ca) yang lebih rendah dan kandungan phospornya (P) adalah setengah dari kandungan bungkil biji kapas. Selain itu bungkil kacang tanah kurang karotin,vitamin D, thiamin, riboflavin tetapi kaya akan niacin dan asam pantotenat. Direkomendasikan untuk memberikan bungkil kacang tanah ke ternak sebanyak kurang lebih seperempat dari total konsentrat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: