Cara Analisa Tanin

Tannin merupakan salah satu zat anti nutrisi yang terkandung dalam beberapa bahan pakan seperti pada leguminosa dan biji-bijian. Tannin terbagi kedalam dua kelompok besar yaitu tannin terhidrolisa dan tannin terkondensasi. Penggunaan tannin secara berlebihan tentunya akan memberikan efek negatif seperti penerunan konsumsi dan penurunan tingkat pertumbuhan. Hal ini dikarenakan tannin yang terkandung dalam pakan bisa menghambat penyerapan protein yang tersedia sehingga tidak bisa digunakan oleh ternak. Berdasarkan beberapa penelitian yang lain menyebutkan bahwa tannin dalam kondisi tertentu dapat menguntungkan ternak karena dapat mengurangi dampak buruk dari mikroba dalam saluran pencernaan ternak. Berikut ini adalah cara untuk menganalisis tannin dalam pakan.

Analisa Tanin Total

Pereaksi

  1. Folin Ciocalteu 1 N ( Diencerkan 1:1 lalu disimpan dalam suhu 4°C).
  2. Sodium carbonate 20% (40 g sodium carbonate dilarutkan dalam 200 ml aquades).
  3. Polyvinyl polypyrolidone (PVPP).
  4. Standar asam tanat ( 25 mg asam tanat dilarutkan dalam 25 ml aluades lalu diencerkan 1 : 10).

Preparasi sampel :

–          Ditimbang 0,2 g sampel ditambah 10 ml aceton 70% lalu di ultrasonic selama 20 menit.

Alat :

  1. Neraca
  2. Tabung reaksi
  3. Pipet
  4. Spektrofotometer

Cara kerja :

–          Sebelum penambahan PVPP

  1. Dipipet 0,5 ml ekstrak sampel
  2. Ditambah 0,25 ml folin ciocalteu dan 1,25 ml sodium carbonate
  3. Divortex dan diamkan selama 40 menit
  4. Diukur absorbans pada panjang gelombang 725 nm

–          Setelah penambahan PVPP

  1. Ditimbang 100 mg PVPP ditambah dengan 1 ml ekstrak tannin dan 1 ml aquades lalu divortex
  2. Disimpan  dalam suhu 4°C selama 15 menit
  3. Disentrifuse lalu supernatant digunakan untuk analisis
  4. Dipipet 0,5 ml ekstrak sampel
  5. Ditambah 0,25 ml folin ciocalteu dan 1,25 ml sodium carbonate
  6. Divortex dan diamkan selama 40 menit
  7. Diukur absorbans pada panjang gelombang 725 nm

–          Standart asam tanat

  1. Dipipet 0 ml; 0,02 ml; 0,04 ml; 0,06 ml; 0,08 ml; 0,1 ml standar asam tanat yang sudah diencerkan lalu ditambah dengan akuades 0,5 ml
  2. Ditambah 0,25 ml folin ciocalteu dan 1,25 ml sodium carbonate
  3. Divortex dan diamkan selama 40 menit
  4. Diukur absorbans pada panjang gelombang 725 nm

3 Comments

  1. cahyatina Tri Rahayu

    warna tanin itu seperti apa ?

    • secara jelas sebenarnya warna dari tannin tidak terdefinisi..

  2. mau tanya, tanin bisa diperoleh di tanaman apa saja ya?kalo dari daun jambu biji berapa persen ya kandungannya?
    terimakasih🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: