kisi – kisi UTS PBMT 2012

Kisi-kisi UTS PBMT 2012

Well sudah mau ujian tengah semester yah,, selamat belajar yah,, nah saya sengaja membuat postingan ini untuk membantu teman-teman belajar, terutama untuk UTS mata kuliah Pengetahuan Bahan Makanan Ternak atau Pengetahuan Bahan Pakan. Ujian itu akan diadakan pada hari rabu 24 oktober 2012 di ruangan A1 dan A2, jam 08.00-10.00, sudah pada tahukan dmn ruangannya??

Ok kita mulai ke materinya, soalnya ada 3 tipe yaitu BS (Benar Salah), PG (pilihan ganda), dan essay. Soalnya itu gabungan antara pengajar di kelas IPTP dan INTP, nah maka dari itu tolong pelajari juga materi dari kelas yang lain yah. Materinya gabungan antara kuliah dan praktikum , so jika kalian mengikuti praktikum dengan baik rasanya kalian pasti bisa dapat nilai bagus.

Materi pertama itu tentang bahan pakan. Pada materi ini kalian dituntut harus bisa membedakan mana bahan pakan sumber energy atau sumber protein. Selanjutnya kalian harus bisa menjabarkan bahan tersebut seperti berapa jumlah energinya, berapa jumlah proteinnya, bagaimana asam aminonya, kandungan anti nutrisi, perbandigan dengan bahan lain dan apa yang menjadi faktor pembatas penggunaan bahan tersebut serta bahan tersebut bisa digunakan sampai seberapa banyak. Materi lainnya kalian harus bisa menjabarkan bahan mana saja yang biasa dipakai untuk pakan unggas atau pakan ruminansia. Bahan pakan yang biasa muncul di ujian itu biasanya jagung, dedak, pollard, bungkil kedelai, tepung ikan, tetapi bukan berarti bahan lainnya juga tidak dipelajari, jadi tolong dipelajari dan dihafal komposisi kimia dari bahan tersebut ya minimal protein, serat kasar dan energinya.

Materi kedua biasanya materi tentang perhitungan dan analisa. Nah pada materi ini kalian harus bisa menjabarkan apa saja analisa yang digunakan untuk mengetahui kualitas suatu bahan pakan (pengujian Fisik, Kimia dan Biologis). Disini minimal kalian harus faham tentang diagram proksimat dan penjabarannya. Maksudnya kalian harus bisa menghitung analisa proksimat baik perhitungan analisa kadar air,abu,lemak,protein,serat dan BETN, nah disini harus hati-hati apakah soal meminta untuk dalam keadaan bahan kering (Dry Matter) itu artinya bahan keringnya 100% atau airnya 0%. Selain perhitungannya kalian juga harus bisa menjelaskan tentang analisa proksimat seperti bahan kimia yang digunakan atau reaksi kimia yang terjadi selama proses analisa (terutama air, serat, lemak dan protein). Untuk materi proksimat tolong pelajari tentang protein kasar, ingat yang dihitung disini adalah kadar Nitrogennya, jadi harus ingat kesetimbangan nitrogen dengan protein, (dalam 100 gram protein itu ada 16 gram Nitrogen. Yang lainnya kalian harus bisa membedakan antara analisa proksimat dengan analisa lainnya seperti Van Soest.

Untuk materi perhitugan lainnya adalah Chemical Skor. Pada materi ini kalian harus faham bahwa chemical score itu menghitung jumlah asam amino yang paling sedikit atau yang paling rendah, nah asam amino tersebut yang menjadi asam amino pembatas. Tolong diingat chemical skor itu patokannya pada susunan asam amino telur karena dianggap paling ideal. Nah terkait asam amino tolong kalian pelajari apa saja asam amino yang menjadi factor pembatas pada bahan pakan terutama jagung, dedak, pollard, bungkil kedelai, tepung ikan. Selain chemical score kalian juga harus mempelajari ttg Esensial Amino Acid Index (EAAI), jabarkan apa perbedaan antara chemical skor dengan EAAI.

Materi yang lainnya adalah tentang materi anti nutrisi. Biasanya yang sering ditanyakan adalah anti nutrisi yang bersifat umum seperti asam sianida (terdapat pada singkong, onggok dan gaplek, Tripsin Inhibitor (terdapat pada kedelai dan bungkil kedelai), tannin (pada shorgum,lamtoro), saponin, dll. Biasanya yang ditanyakan apakah zat anti nutrisi yang terdapat pada bahan pakan, ex : zat anti nutrisi yang terdapat pada singkong, bagaimana cara menguranginya, dan apa efeknya pada ternak. Nah begitu juga dengan bahan lainnya seperti bungkil kedelai. Ingat Zat anti nutrisi pada produk samping itu lebih rendah dari bahan utamanya, contohnya zat anti nutrisi pada bungkil kedelai itu lebih rendah dibanding kedelainya atau anti nutirisi pada gaplek atau onggok nilainya lbh kecil dibandingkan dengan anti nutrisi pada singkong. Anti nutrisi itu bisa hilang karena adanya pengolahan,contoh HCN atau sianida bisa hilang dengan  pengupasan, pencacahan, pengeringan, pencucian. Yang lainnya seperti pemanasan pada tripsin inhibitor.

sisanya kalian pelajari sendiri yah,,hehehehe..

dapat nilai dengan JUJUR itu lebih indah daripada C hasil nyontek, jangan percaya pada teman ketika ujian karena tidak ada jaminan bahwa teman kalianpun bisa menjawab soal tersebut dengan benar.

man jadda wa jadda

jadilah pemenang disetiap tantangan

best regrads

intan nursiam

5 Comments

  1. Fika Ishma Arifa

    Makasih Kak . . .:D

  2. yuli purnamawati

    trim kakak:)

  3. terima kasih ka, share jawabannya juga dong ka huahaha

  4. thanks kakak ,jangan bosen2 nulis ya🙂

    • Dear Anggia,

      salam kenal… semoga sukses kuliah di Fapetnya, semoga suatu saat bisa bertemu & berbagi informasi, salam untuk semua dosen & teman-teman Fapet semua..

      thanks,
      Intan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: